Tuesday, September 15, 2009

Tuhan Memberi Cobaan? Haleluyah

Terkadang didalam hidup mu,
Pencobaan berat menimpa,
menghancurkan hidup mu, meremukkan hati mu
namun ingatlah

Dia Tuhan
tak akan memberi pencobaan,
Dan ujian melebihi kekuatan yg kau punya,
Hendaklah bersyukur
Dia melakukan smua karena cinta,
supaya kau beroleh hikmat dan jadi sempurna s'perti-Nya

'Pabila Tuhan mengujimu
karena dia menyayangimu
laksana seorang bapa yng mendidik anaknya karena cintanya

Dia Tuhan
tak akan memberi pencobaan,
Dan ujian melebihi kekuatan yg kau punya,
Hendaklah bersyukur
Dia melakukan smua karena cinta,
supaya kau beroleh hikmat dan jadi sempurna s'perti-Nya

Siapa yang tidak pernah mengalami masalah dalam hidup ini? Tidak satu pun.
Setiap kita diberi bermacam-macam cobaan dan tantangan hidup oleh Sang Maha Kuasa. Untuk apa? Jawaban "basi" dan "klise" yang s'lalu kita dengar adalah agar cobaan dan tantangan tersebut dapat menempa kita menjadi lebih baik dan lebih sempurna seperti-Nya. Tapi bagaimana jika ada manusia yang tidak kuat menghadapi cobaan? Gagalkah Tuhan menempanya?

Seorang sahabat bertanya pada saya,
".....berarti kalo kita tidak kuat apa gunanya Tuhan sebagai tempat meminta tolong..
dan tempat berserah..? Bukankah ada yang berkata.. "serahkanlah kuatirmua pada Dia"

Pertanyaan yang sangat sulit bagi orang yang tidak mengenal pendidikan Teologia seperti saya. Namun yang saya pahami bahwa sejak dari zaman Adam dan Hawa, manusia sudah diberikan "HAK" sebagai mahluk yang bebas menentukan hidupnya. Tuhan Maha Baik, Tuhan Maha Adil. Bahkan mahluk ciptaan-Nya diizinkan menentukan pilihan dan tidak penah memaksakan kehendak-Nya. Tapi apakah kita sudah membuat pilihan yang tepat?

Terkadang dalam setiap persoalan yang kita alami, kita datang bersimpuh dibawah kaki Tuhan, minta pertolongan dan jawaban atas setiap masalah yang kita alami. Kita minta Tuhan b'ri jawaban yang tepat agar persoalan ini bisa lalu dai hidup kita. Tapi sekali lagi Tuhan b'ri kita pilihan. Mau pilih A, B, atau C dan seterusnya, dan masing-masing punya konsekuensi yang berbeda-beda. Mengapa Tuhan harus b'ri pilihan? Ingatlah bahwa Tuhan sudah memberikan kita akal sehat, kepintaran dan kepandaian, Tuhan sudah kirimkan Roh Kudus bagi kita tuk dapat mengerti setiap jawaban Tuhan dalam doa-doa kita. Dengan semua bekal yang kita miliki tersebut, bagaimana mungkin kita tidak dapat mengerti jawaban Tuhan?

Ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah memberikan pencobaan yang melebihi kekuatan manusia. Selalu ada jawaban dalam setiap persoalan. Tinggal bagaimana kita sebagai manusia yang lemah unuk semakin mendekatkan diri dalam pergaulan yang akrab dengan-Nya, sehingga kita s'lalu dapat mengerti setiap jawaban yang diberikan-Nya. Jika Ia menguji kita, itu karena Ia sayang, Ia ingin kita terus ditempa seperti emas, agar menjadi murni dan berkilau bagi kemuliaan Tuhan. Inginkah kita? Pilihan berada ditangan kita lagi.

Tulisan ini untuk mengenang sahabat dan saudara kami semua Utha Tadale yang telah "pergi" menghadap Sang Penciptanya pada hari Selasa, 15 September 2009. Segala Perkara Dapat Kutanggung di Dalam DIA yang memberikan Aku Kekuatan.........!!! Itu pesan terakhir yang menguatkan kami darimu sobat. Namun mengapa keputusan yang kau pilih menyakitkan kami? We'll always miss u Brother.


"Ketika seseorang menyakiti, Kita harus menuliskannya di pasir... 
sehingga kita bisa memaafkan karena angin akan meniupnya lenyap tak terbatas." 
by Utha Tadale

No comments:

Post a Comment